Partai Kongres PAN saat ini menjadi polemik
seputar dunia internet, meskipun di asumsi untuk internal PAN namun pergelutan
antara Amien Rais yang ingin membangun Dinasti, Zulkifli Hasan memberikan
opininya tentang majunya anak Amien Rais di bursa pemilihan ketua dan wakil
ketua umum PAN.
Partai besar ini
sempat beradu mulut dan ricuh saat menyelenggarakan rakernas 5 tahun lalu, sidang
akhirnya tertutup untuk media setelah pelaksanannya pada jam 13:00 wib. Ini dikarenakan
terjadi tak lain karena perbedaan pendapat dan juga masalah pencalonan ketua
Umum PAN yang akan diselenggarakan nanti, mereka saling dorong dan saling
tunjuk dalam memperdebatkan kepentingan kepentingannya.
Kericuhan
tersebut sempat terjadi selama 15 menit. Zulkifli Hasan yang berusaha
menenangkan peserta rakernas untuk tetap tenang dan bisa duduk rukun dalam
proses rakernas PAN yang ke 5 itu. Saat semuanya sudah tenang kembali, acara
pun bisa di mulai. Akan tetapi insiden saling tunjuk pun kali ini terjadi saat
Amien Rais berpidato dimimbar, Bahkan Amien sempat memarahi kader PAN yang
meneriakkan dukungan kepada Zulkifli Hasan. Kejadian bermula saat Amien merapal
doa pembuka rakernas. Setelah doa selesai dibacakan, sebagian kader PAN
meneriakkan slogan "lanjutkan!" berkali-kali.
"Lanjutkan
belum tentu ya. Jangan mendahului takdir ya. Anda jangan sorak-sorak seperti
itu, tidak layak. Ini bukan partai kampungan. Wassalamu'alaikum," kata
Amien dengan nada meninggi.
Rakernas PAN
yang digelar di Hotel Millenium, Jakarta, berlangsung sehari yakni pada Sabtu
(7/12). Salah satu agenda Rakernas tersebut adalah pembahasan persiapan dan
menentukan jadwal Kongres ke-5 PAN.
Ketua DPP PAN Yandri
Susanto sebelumnya mengatakan rakernas itu hanya menentukan tempat dan waktu
pelaksanaan kongres mendatang. Kongres PAN nantinya memiliki agenda memilih
ketua umum periode 2020-2025.
Sejauh ini sudah
ada beberapa kandidat calon ketua umum PAN yang akan maju dalam kongres
mendatang. Mereka di antaranya Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Waketum PAN Asman
Abnur, Waketum PAN Hanafi Rais, Wali Kota Bogor sekaligus Waketum PAN Bima Arya
Sugiarto, serta Waketum PAN Mulfachri Harahap.



0 Comments
Post a Comment